Bocah Pemulung Di Balikpapan Ini Tak Bisa Sekolah Karena Tidak Punya Akte, Ibunya Sakit Kanker Dan Ayahnya Sudah Meninggal.
Sungguh kasihan, bocah perempuan pemulung sampah di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur ini terpaksa mengurungkan niatnya untuk merasakan duduk di bangku Sekolah Dasar karena tak memiliki akte kelahiran.
Seperti diketahui, akte kelahiran merupakan salah satu syarat wajib untuk mendaftar sekolah. Sedangkan dari kisah yang dibagikan oleh pengguna Facebook Ester Muin melalui Group Portal Balikpapan pada Rabu (15/5/2019), bocah tersebut tidak memiliki siapa pun yang bisa diandalkan untuk mengurus pembuatan akte kelahiran.
Ayahnya telah meninggal dunia, sementara ibunya yang bernama Wamiu dirawat di RSUD Beriman Balikpapan di kawasan Gunung Malang, karena menderita kanker rahim dan ada kemungkinan usus buntu, melansir TribunKaltim.com.
“Taulah waktu denger itu kek gimana gitu perasaan sy sebagai manusia, mikirnya kasian udh kerjaannya kasian mulung mala kena kanker lagi, ahh so sad!!!,” tulis Ester.
“Truss y bilngin kalo misalnya ad yg mau bantu ngurusin surat aktanya mau sklh lah dek trus dia jwb “mau kak” (dgan ekspresi mukanya yg kek seneng bahagia gtu).. nah sbnarx sy it pgen ngurusin tp wkt sy cari2 di internet syarat2nya kok ribet amat.. nah ada nggksih dr warga Balikpapan yg bisa dgan muda mempermuda anak ini jd biar bs sekolah?.. perduli sesama gt? Toh kasian karna bapaknya sudah meninggal,” lanjut Ester.
Secara mengejutkan, media sosial kembali membuktikan kekuatannya dalam membantu orang-orang yang ditimpa kesusahan.
Ya belakangan, usai curhatan Ester Muin viral di Facebook, komunitas Sedekah Perduli langsung bergerak dan memberikan bantuan kepada bocah tersebut.
Tidak cukup sampai di situ. Kisah sang bocah juga sudah sampai terdengar ke telinga Wakil Walikota Balikpapan, Rahmad Masud.
Bersama istrinya, Rahmad Masud menjenguk ibu bocah tersebut dan berjanji akan memberikan bantuan, baik kepada Wamiu maupun anaknya.
“AlhamdulilahWa Miu telah mendapatkan pelayanan terbaik di Rumah Sakit"
Salah satu kewajiban dari pemerintah Kota Balikpapan untuk melayani dan melindungi warganya.
Terima kasih kepada Komunitas Sedekah Peduli dan Ibu Lurah Manggar Balikpapan timur yang telah mengevakuasi dan membawa ke Rumah Sakit Beriman Balikpapan.
Insha Allah Tahun ajaran baru akan dapat bersekolah kembali.
Mari kita mendoakan kesembuhan Wa Miu.
Semoga beliau cepat sembuh, penyakitnya diangkat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.